BBLKL Terima Kunjungan Mahasiswa FKM Universitas Diponegoro dalam Kegiatan Bimbingan Teknis
Salatiga – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM UNDIP) Semarang dalam kegiatan bimbingan teknis dan kunjungan pembelajaran yang dilaksanakan pada 20–21 Agustus 2026 di BBLKL Salatiga. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan permohonan kunjungan dari Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.
Kegiatan diikuti oleh 17 peserta dan 4 pendamping dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang–Taiwan. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembelajaran secara teori maupun praktik, serta berkesempatan melihat secara langsung berbagai fasilitas laboratorium dan kegiatan teknis yang dilaksanakan di BBLKL.
Pada hari pertama, Kamis, 20 Agustus 2026, kegiatan diawali dengan pembukaan, penyampaian maksud dan tujuan kunjungan, serta arahan dari Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan. Sebelum memasuki kegiatan teknis, peserta juga mendapatkan safety induction sebagai bagian dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja selama berada di lingkungan BBLKL.

Peserta selanjutnya mengikuti materi teori dan praktik identifikasi nyamuk yang dipandu oleh narasumber BBLKL. Pembelajaran dilanjutkan dengan praktik pembedahan nyamuk, sehingga mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, tetapi juga pengalaman secara langsung dalam kegiatan laboratorium. Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh materi teori dan praktik identifikasi tikus.
Memasuki hari kedua, Jumat, 21 Agustus 2026, para peserta mengikuti rangkaian kunjungan ke sejumlah fasilitas laboratorium di BBLKL. Kunjungan dimulai dari Laboratorium Parasitologi dan Mikrobiologi, dilanjutkan ke Laboratorium Uji Kaji Insektisida dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses dan kegiatan laboratorium yang mendukung upaya kesehatan lingkungan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit. Di tempat tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat kegiatan laboratorium yang berkaitan dengan vektor dan binatang pembawa penyakit.
Sebagai penutup rangkaian kunjungan, mahasiswa diajak mengunjungi Museum Duver. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal berbagai koleksi dan informasi ilmiah yang berkaitan dengan vektor serta binatang pembawa penyakit yang menjadi bagian dari pembelajaran kesehatan lingkungan di BBLKL.

Melalui kegiatan bimbingan teknis dan kunjungan ini, BBLKL turut berperan dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam memberikan pengalaman lapangan dan memperluas wawasan mengenai kegiatan laboratorium kesehatan lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BBLKL dalam membangun sinergi dengan institusi pendidikan serta mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan.
BBLKL terus berkomitmen menjadi mitra pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara institusi pelayanan kesehatan dan perguruan tinggi.