23 Oktober 2026 16:20:00

BBLKL Terima Kunjungan Mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya, Perkuat Wawasan Laboratorium Kesehatan Lingkungan

BBLKL Terima Kunjungan Mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya, Perkuat Wawasan Laboratorium Kesehatan Lingkungan
06 Oktober 2026 BERITA Dibaca 11 kali

BBLKL Terima Kunjungan Mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya, Perkuat Wawasan Laboratorium Kesehatan Lingkungan

Salatiga, 6 Oktober 2026 – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya, Palembang, pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka bimbingan teknis, kuliah tamu, serta kunjungan laboratorium untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai peran laboratorium kesehatan lingkungan dalam mendukung upaya kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Atas BBLKL tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai kegiatan pemeriksaan, pengujian, serta pengendalian faktor risiko kesehatan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik dan penerapannya di lapangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian maksud serta tujuan kunjungan oleh perwakilan FKM Universitas Sriwijaya. Selanjutnya, Kepala BBLKL memberikan sambutan dan arahan mengenai pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan lingkungan dan penyakit berbasis lingkungan.

Sebelum memasuki sesi pembelajaran, peserta mendapatkan pembekalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui penyampaian safety induction. Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai prosedur keselamatan, tata tertib, serta langkah-langkah pencegahan risiko selama berada di lingkungan laboratorium.

Pendalaman Materi Surveilans Vektor dan Pengendalian Penyakit

Pada sesi kuliah tamu, mahasiswa memperoleh materi mengenai surveilans vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia. Pembahasan mencakup pentingnya pemantauan populasi vektor, identifikasi faktor risiko penularan, serta peran data surveilans dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian DBD.

Materi tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya pendekatan berbasis bukti dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui vektor.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai pengenalan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia. Materi ini memperkenalkan salah satu pendekatan inovatif dalam pengendalian DBD melalui pemanfaatan bakteri Wolbachia yang dapat membantu menurunkan kemampuan nyamuk dalam menularkan virus dengue.

Melalui kedua materi tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengendalian penyakit tular vektor, sekaligus memahami pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, laboratorium, dan sektor kesehatan.

Mengenal Langsung Fasilitas dan Proses Kerja Laboratorium

Tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam ruangan, mahasiswa juga berkesempatan melakukan kunjungan ke sejumlah instalasi laboratorium di lingkungan BBLKL.

Kunjungan meliputi Laboratorium Parasitologi dan Mikrobiologi, Laboratorium Uji Kaji Insektisida dan Pengendalian Kimia Rumah Tangga (PKRT), serta Laboratorium Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada ruang lingkup kegiatan laboratorium, berbagai fasilitas dan peralatan pemeriksaan, serta proses kerja yang mendukung pengujian dan identifikasi faktor risiko kesehatan lingkungan.

Pada Laboratorium Parasitologi dan Mikrobiologi, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai peran pemeriksaan laboratorium dalam mendukung identifikasi agen biologis yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, kunjungan ke Laboratorium Uji Kaji Insektisida dan PKRT memberikan wawasan mengenai pentingnya pengujian dalam menilai efektivitas produk pengendalian vektor dan aspek yang berkaitan dengan penggunaannya.

Adapun kunjungan ke Laboratorium Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal kegiatan identifikasi dan pengamatan vektor serta perannya dalam mendukung upaya pengendalian penyakit.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan kunjungan ke Museum Duver sebagai sarana edukasi untuk memperluas pengetahuan mahasiswa mengenai vektor, binatang pembawa penyakit, dan perkembangan upaya pengendaliannya.

Memperkuat Sinergi Pendidikan dan Pelayanan Laboratorium

Kegiatan bimbingan teknis dan kunjungan mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya ini merupakan salah satu bentuk dukungan BBLKL terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penguatan hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan laboratorium kesehatan lingkungan.

Melalui interaksi langsung dengan lingkungan kerja laboratorium, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif, baik dari aspek keilmuan, teknis pemeriksaan, maupun penerapan prinsip keselamatan dan mutu laboratorium.

Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan peran strategis BBLKL dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit serta peningkatan kualitas kesehatan lingkungan melalui kegiatan pemeriksaan, pengujian, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BBLKL berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi bekal dalam pengembangan kompetensi akademik maupun profesional di bidang kesehatan masyarakat.

BBLKL terus berkomitmen mendukung kegiatan edukasi, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi lintas institusi sebagai bagian dari kontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat melalui penguatan laboratorium kesehatan lingkungan.

Kembali ke Berita